Enter Your Slogan Here: Lorem Ipsum Semblar un Simplificat Quam un Skeptic!

Minggu, 19 Februari 2012

Pidato Calon Presiden *abaikan*

Alohaaa ~
Aku lagi nggak ada kerjaan nih yaudah aku ngeblog aja dan memikirkan untuk mau ngeposting apa. Well, setelah berfikir dengan cukup keras akhirnya aku memutuskan untuk posting teks pidatoku *plaks*. Yah ini tugas dar Pak Jion (guru Bhs.Indonesia) gitu. Dan alhamdulillah banyak temen-temen yang suka (waktu aku maju, nggak tau sekarang). Yaudah yuuk, kita simak pidato calon presiden aku berikut ini .....



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bapak Sumarjiono yang saya hormati serta teman-teman yang berbahagia. Sebelumnya marilah kita ucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat.
            Hadirin yang berbahagia, perkenankan saya menyampaikan beberapa hal mengenai bullying yang kerap terjadi dalam pergaulan kita sehari-hari. Apa sebenarnya bullying itu sendiri? Bullying berasal dari bahasa inggris yang berarti menggertak, mengganggu, menakut-nakuti, mengancam, atau gangguan kepada orang yang lebih lemah. .
            Bullying terbagi menjadi 3 bentuk :
·       Fisik (memukul, menampar, menendang, meminta paksa, pengeroyokan)
·       Verbal (memaki, mengejek, menggosib)
·       Psikologis (mengintimidasi, mengucilkan, mengabaikan)
Kejadian seperti itu kerap terjadi di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat. Walaupun banyak tindakkan bullying yang terjadi secara tidak sadar. Misalkan, si A merasa minder karena selalu dipanggil “si gendut” oleh teman-temannya. Atau si B setiap ada kerja kelompok dia lebih suka diam di pojok kelas. Atau mungkin si C yang takut pulang sendirian karena selalu dihadang seniornya untuk dimintai uang, tetapi dia tidak berani lapor kepada guru karena diancam. Seperti itu lah contoh-contoh rill yang ada di sekitar kita. Apa teman-teman pernah mengalami hal seperti itu? Atau bahkan melakukannya?
Dampak dari bullying sendiri adalah berhubungan dengan psikologi seseorang, penurunkan kecerdasan orang yang menjadi korban, bullying juga berhubungan dengan meningkatnya tingkat depresi, penurunan nilai-nilai akademik, bahkan sampai bunuh diri.
Lalu apa yang harus kita lakukan? STOP BULLYING! Walaupun itu memang sangat sulit, setidaknya kita membantu pengurangan dan pencegahan bullying terutama di kalangan pelajar dan remaja. Intinya, jangan menindas bila tidak mau ditindas!
Cukup sekian dari saya, semoga dapat bermanfaat. Bila banyak kesalahan serta khilaf dalam bertutur kata saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terimakasih atas perhatiannya.
            Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Dian Fachrunissa Murtiarum
XCI/07

0 komentar:

Posting Komentar