Enter Your Slogan Here: Lorem Ipsum Semblar un Simplificat Quam un Skeptic!

Jumat, 18 November 2011

Just To Remembered


Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati

Semua bukanlah sekedar kenangan
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan

Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu

Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama
Wahai, sahabatku tercinta!!

Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup

Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela


Aku tahu dan pasti selepas perpisahan ini, 
Kita pasti menangisi, 
Menangisi sebuah ikatan nan suci, 
Tatkala memori lama diungkap kembali, 
Kerna disitulah persahabatan kita bersemadi. 

Menuliskan puisi tentangmu,
Tentang persaan sayangku untukmu
Puisi ini yang mampu kuberi
Hanya kupinta satu darimu,
Kau cerialah selalu
Dan, jangan kau tinggalkan senyum dari bibirmu

6 komentar:

Dinda Larasati mengatakan...

bau-baunya anak ini sedang galau :D

Dian FM mengatakan...

haha enggak kok , itu buat semuaaa sahabat2ku :D

Anonim mengatakan...

Ayo posting yang lain :P

Ayo semangat ber-blogging ria.

Dian FM mengatakan...

HAHA tunggu tanggal mainnya :p

SUBANDIYO DIMAN mengatakan...

#ketoke aku kenal bocah iki, tapine siapa ya? .. ternyata bisa ngeblog juga to? ..

Dian FM mengatakan...

orang tua dilarang komentar :3

Posting Komentar