Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Semua bukanlah sekedar kenangan
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kitakan tetap bersama
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita
Wahai, sahabatku tercinta!!
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita
Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela
Aku tahu dan pasti selepas perpisahan ini,
Kita pasti menangisi,
Menangisi sebuah ikatan nan suci,
Tatkala memori lama diungkap kembali,
Kerna disitulah persahabatan kita bersemadi.
Kita pasti menangisi,
Menangisi sebuah ikatan nan suci,
Tatkala memori lama diungkap kembali,
Kerna disitulah persahabatan kita bersemadi.
Menuliskan puisi tentangmu,
Tentang persaan sayangku untukmu
Puisi ini yang mampu kuberi
Hanya kupinta satu darimu,
Kau cerialah selalu
Dan, jangan kau tinggalkan senyum dari bibirmu
6 komentar:
bau-baunya anak ini sedang galau :D
haha enggak kok , itu buat semuaaa sahabat2ku :D
Ayo posting yang lain :P
Ayo semangat ber-blogging ria.
HAHA tunggu tanggal mainnya :p
#ketoke aku kenal bocah iki, tapine siapa ya? .. ternyata bisa ngeblog juga to? ..
orang tua dilarang komentar :3
Posting Komentar